Jelang Asian Games 2026, Perjalanan Kontingen Indonesia Terkendala Penutupan Bandara dan Banjir

Olahraga4 Views

Persiapan kontingen Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang menghadapi sejumlah kendala di luar arena pertandingan. Penutupan bandara hingga banjir di wilayah tujuan sempat mengganggu perjalanan rombongan atlet Indonesia.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengungkapkan bahwa rombongan atlet yang menjadi bagian dari keberangkatan awal tidak dapat langsung terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Penutupan bandara membuat perjalanan mereka harus dialihkan. Para atlet kemudian menempuh perjalanan darat menuju Surabaya sebelum melanjutkan penerbangan ke Jepang.

“Kemarin atlet yang pertama berangkat itu enggak bisa berangkat langsung dari Cengkareng karena bandara ditutup. Tapi akhirnya tetap berangkat dari Surabaya melalui jalan darat,” kata Okto pada Rabu (9/9/2026).

Meski menghadapi perubahan rute, rombongan atlet akhirnya berhasil tiba di Nagoya. Namun, tantangan belum sepenuhnya berakhir.

Okto mengatakan kondisi di Nagoya juga sempat terkendala banjir. Situasi tersebut menjadi faktor lain yang harus diperhitungkan kontingen Indonesia sebelum para atlet menjalani pertandingan.

Kendati demikian, Okto menyatakan perjalanan dan berbagai hambatan yang muncul tidak boleh mengganggu fokus atlet. Ia berharap seluruh anggota kontingen tetap berkonsentrasi menjalankan persiapan masing-masing.

Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul selama perjalanan harus dihadapi sebagai bagian dari perjuangan menuju Asian Games.

Indonesia telah menyiapkan kontingen untuk tampil pada Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang. Pemberangkatan atlet dilakukan secara bertahap menyesuaikan jadwal pertandingan setiap cabang olahraga.

Sebelumnya, jumlah kontingen Indonesia telah ditetapkan sebanyak 432 atlet. Mereka akan tampil pada 35 cabang olahraga, dengan keberangkatan disesuaikan karena sejumlah pertandingan digelar sebelum seremoni pembukaan.

Bagi Okto, kendala perjalanan tidak seharusnya mengurangi semangat para atlet yang telah menjalani persiapan panjang.

Ia berharap perjuangan kontingen Indonesia di Jepang dapat berujung pada prestasi yang membanggakan dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat Tanah Air.

“Semoga para atlet Asian Games Nagoya 2026 nanti yang berangkat atas nama Indonesia bisa pulang membawa kegembiraan, kebahagiaan untuk bangsa Indonesia,” ujar Okto.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 19 September 2026 di Jepang. Dengan jadwal pertandingan yang sudah semakin dekat, aspek perjalanan dan kesiapan logistik menjadi bagian penting yang harus dikawal bersama.

Bagi kontingen Merah Putih, perjalanan menuju Jepang bukan sekadar persoalan mencapai lokasi pertandingan. Adaptasi terhadap kondisi di lapangan, perubahan situasi perjalanan, hingga menjaga kondisi atlet menjadi bagian dari persiapan sebelum bertanding.

Kini, setelah melewati sejumlah hambatan dalam perjalanan, para atlet Indonesia diharapkan dapat mengalihkan perhatian sepenuhnya kepada agenda utama: bertanding dan membawa nama Indonesia di pentas Asian Games 2026.